Home

PESAN MINGGU INI

GENERASI ANAK PANAH

Mazmur 127:4-5 “Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang”.

Generasi anak panah boleh disimpulkan sebagai istilah baru yang sangat relevan untuk anak muda pada era milenial ini. Jadi generasi anak panah dapat juga disebut sebagai generasi milenial. Bila pemazmur menyatakan hanyalah sebagai sifat mengumpamakan, tetapi sekarang telah menjadi fakta. Sebagai perumpamaan, pemazmur ingin menyatakan bahwa orang percaya dewasa harus menerima kehadiran anak dalam rumah tangga adalah karunia Allah yang sangat berharga. Hal itu berarti menuntut tanggung jawab yang bijaksana dan kesetiaan dari semua orangtua. Orangtua harus mengarahkan anak ke tujuan yang benar sesuai dengan firman Allah. Rasul Paulus menjelaskan bahwa orangtua bertanggungjawab memberi asuhan dan didikan yang benar terhadap anak-anak (Efesus 6:4).

Dalam pengasuhan hati seorang bapa hendaklah tertuju kepada anak-anaknya, artinya semua orangtua harus mempunyai hati seorang bapa. Kasih kepada anak membuat seorang bapa melindungi anaknya dari pengaruh-pengaruh sistem dunia yang jahat, tetapi juga membawa anak kepada Kristus. Seorang anak yang diasuh dan dididik dalam pengenalan kepada Kristus inilah seumpama anak panah yang diarahkan pada tujuan yang tepat dan benar. Jadi dibuat dulu lingkaran sebagai titik tembak kemudian anak panah dilepaskan. Bukan sebaliknya, anak panah ditembakkan sembarangan kemudian dilingkari. Bila sudah jelas tujuannya maka anak panah yang dilepaskan akan tepat sasaran. Sekiranya tidak tepat sudah pasti tak melenceng jauh dari sasaran. Tetapi bila anak panah adalah merupakan suatu istilah pada generasi maka hal itu berbicara mengenai kecepatan. Bila anak muda sudah diarahkan pada sasaran yang benar dan tepat maka anak muda menjadi generasi anak panah. Dalam hal ini anak mudalah yang harus bergerak cepat mengaktifkan diri sendiri.

Tidak zamannya lagi anak muda menyalah-nyalahkan generasi sebelumnya, bila itu yang terjadi berarti dia gagal menjadi bagian dari generasi anak panah Dia bukan generasi anak panah melainkan generasi anak mama. Anak muda pasti mengenal generasi sebelum dia  yang lambat dan banyak kekurangan. Tetapi tak zaman lagi untuk mempermasalahkannya karena dia adalah generasi milenial. BIla dia terus berkutat mempermasalahkan generasi sebelum dia, berarti dia gagal menjadi generasi milenial. (MT)
Minggu 13 Juni 2021


[Pesan Mingguan 2021 Selengkapnya]