Home

PESAN MINGGU INI

MENGALAHKAN GODAAN DOSA

Efesus 6:11, 18 “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;  dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus”

Setiap orang Kristen digoda atau tergoda untuk melakukan kesalahan dan dosa. Rasul Paulus menyatakan sebagai “tipu muslihat iblis”. Dan harus dilawan dengan tegas dan tekun. Untuk melawannya tidak cukup dengan kata-kata tanpa senjata harus dengan konfrontasi langsung atau berperang dengan perlengkapan senjata lengkap. Jadi menurut Rasul Paulus dalam menghadapi tipu muslihat iblis atau mengalahkan dosa pengikut Kristus harus siap memasuki peperangan. Peperangan bukan melawan fisik yang nyata tetapi melawan sistem duniawi dan roh di udara. Artinya harus siap memasuki arena peperangan rohani. Karena peperangan rohani maka untuk berperang berarti haruslah mengaktifkan dan mengoperasikan iman. Dalam hal ini perlu pengakuan bahwa siapapun kita tak akan pernah mampu tanpa penyertaan dan campur tangan Tuhan. Tuhan berjanji Tuhan akan berperang untuk kamu dan kamu akan diam saja (Keluaran 14:14). Janji Allah yang meyakinkan kita untuk terus maju seperti umat Israel yang melangkahkan kaki menuju dan menyeberang laut merah.

Rasul Paulus memerintahkan agar kita mempergunakan perisai iman untuk menahan serangan musuh dan pedang roh untuk menyerang. Dalam bertahan berarti harus menguasai diri dengan tidak melakukan kesalahan atau perbuatan di luar kehendak Tuhan sedangkan menyerang haruslah melakukan perbuatan benar yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Selanjutnya untuk mengalahkan godaan dosa haruslah hidup sesuai dengan firman Tuhan. Mazmur 119:10-11 “Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.”

Rasul Paulus mengatakan ketopong keselamatan dan pedang roh adalah firman Allah jadi pastikan bahwa cara pandang dan pola pikir haruslah sesuai dengan firman Tuhan. Jadi seperti pemazmur, kita haruslah memenuhi hati dan pikiran dengan firman Tuhan. Kemudian untuk mengalahkan godaan dosa semua pengikut Kristus harus telah memasuki kehidupan doa yang tekun dan sungguh-sungguh, oleh Rasul Paulus mengistilahkannya dengan “berdoa dalam Roh”. Berdoa dalam Roh dapat juga diartikan berdoa setiap waktu tanpa dibatasi dengan waktu-waktu tertentu dan tempat-tempat tertentu. Doa bukan sekedar senjata tetapi bagian dari peperangan yang menjamin kemenangan melawan godaan dosa. (MT)
Minggu 09 Mei 2021


[Pesan Mingguan 2021 Selengkapnya]