Pesan Minggu Ini

KASIH DALAM PERBUATAN NYATA

“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” (1 Yohanes 3:18)

Sebuah gereja lokal mengalami krisis sehingga terjadi kemunduran yang cukup signifikan. Krisis kepemimpinan, krisis moral, dan krisis keuangan terjadi secara bersamaan. Beberapa jemaat yang mengasihi Tuhan dan gerejanya berinisiatif mengadakan sebuah pertemuan. Hasil diskusi mereka adalah meminta nasihat dan petunjuk kepada seorang yang bijaksana, yang juga mengasihi Tuhan.

Orang bijaksana itu mengatakan bahwa sesungguhnya mereka tidak menyadari bahwa di gereja lokal mereka terdapat sekelompok kecil orang yang merupakan malaikat-malaikat Kristus. “Katakanlah hal itu; itu sudah cukup,” demikian nasihatnya. Pernyataan tersebut disampaikan kepada jemaat dan kemudian tersebar menjadi kabar baik dari mulut ke mulut.

Berita itu ternyata memotivasi jemaat untuk hidup lebih baik, khususnya dalam kehidupan moral dan dalam praktik saling mengasihi melalui perbuatan nyata. Semangat memberi untuk mendukung pelayanan gereja meningkat, demikian pula semangat saling mengampuni dan saling menasihati. Satu tahun kemudian, hal-hal yang indah, baik, dan benar pun terjadi. Kemajuan dalam kehidupan moral, ekonomi, dan karakter yang baik menjadi kenyataan yang dialami dan dihidupi oleh jemaat.

Semua itu terjadi karena jemaat rindu menjadi malaikat-malaikat Kristus. Dengan mewujudkan kasih melalui perbuatan nyata serta membangun moral dan karakter yang baik, jemaat menjadi malaikat Kristus tanpa harus berstatus malaikat.

Kolose 1:27 menyatakan, “Kepada mereka Allah mau memberitahukan betapa kayanya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan.” Kalimat “Kristus ada di tengah-tengah kamu” mengandung pengertian bahwa Kristus selalu hadir di dalam diri setiap orang percaya dan juga di dalam gereja lokal sebagai komunitas orang percaya.

Jika Kristus berada di antara kita, maka kita akan memperlakukan sesama dalam gereja lokal sebagaimana kita memperlakukan Kristus. Dan jika Kristus ada di dalam kita, maka kita pun akan hidup dan bertindak seperti Kristus. Kristus yang ada di dalam dan di antara kita merupakan jaminan kemajuan kita, baik sebagai pribadi maupun sebagai komunitas. Hidup di dalam Kristus dan Kristus di dalam kita adalah rahasia kualitas hubungan dan kualitas kehidupan dalam gereja Tuhan, sehingga terbangun kemajuan dalam segala bidang kehidupan. MT
Minggu 15 Februari 2026


[Pesan Mingguan 2026 Selengkapnya]