Pesan Minggu Ini

MENUAI DI TENGAH TANTANGAN

Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. (1 Korintus 15:58)

Ada banyak godaan dan rintangan yang membuat para penuai kehilangan semangat dalam melakukan penuaian. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, istilah penuaian diangkat dari dunia pertanian. Karena itu, segala hal yang berhubungan dengan penuaian dalam pertanian dapat dihubungkan dengan penuaian jiwa-jiwa bagi Kristus.

Godaan dalam pelayanan sering kali berupa keinginan untuk beristirahat guna melepaskan kelelahan, karena menuai memang sibuk dan melelahkan. Padahal, terlalu bersantai dapat menjadi musuh dalam penuaian. Menuai atau masa penuaian merupakan kesempatan yang harus segera dimanfaatkan, sebab waktunya dapat berlalu. Dalam bidang pertanian, masa menuai sangat singkat dan tidak boleh ditunda. Jika ditunda, tuaian dapat menjadi rusak. Itulah sebabnya, walaupun melelahkan dan muncul godaan untuk beristirahat, para penuai tetap harus setia pada tugasnya.

Rintangan lain bagi para penuai adalah kekurangan tenaga. Tidak heran bila Yesus mengatakan bahwa tuaian sudah menguning dan siap dituai, tetapi penuainya sedikit. Perintah untuk meminta penuai kepada Pemilik tuaian merupakan ajakan agar para penuai berdoa serta memiliki semangat kerja sama dengan penuai-penuai yang lain.

Rintangan berikutnya adalah hasil tuaian yang kurang memuaskan, padahal para penuai sudah bekerja maksimal. Ada saja hambatan yang menghalangi kerja keras. Namun sesungguhnya, hal itu dapat dijadikan tantangan untuk terus maju. Rasul Paulus secara tegas menyatakan agar kita terus maju dan tekun berjuang dengan keteguhan hati, siap bekerja maksimal, dan tetap setia.

Segala sesuatu hendaklah dilakukan dalam persekutuan dengan Tuhan agar kerja keras kita tidak sia-sia. Seperti dalam hal menabur, demikian pula dalam menuai: keduanya harus dilakukan dengan tekun dan penuh kesetiaan. Baik menabur maupun menuai harus dilaksanakan dalam persekutuan dengan Tuhan.

Jika semuanya dilakukan dengan ketekunan dan kesetiaan, maka hasil tuaian akan menyenangkan. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita menjadi lemah dan kehilangan semangat. MT
Minggu 22 Maret 2026


[Pesan Mingguan 2026 Selengkapnya]