Pesan Minggu Ini

KARAKTER SAKSI KRISTUS

Matius 5:13a, 14,16 “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Allah memberikan kuasa melalui kepenuhan Roh Kudus kepada saksi Kristus adalah karunia dari Allah. Kisah Rasul 1:8 “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Roh Kudus memperdalam kehadiran Yesus ke dalam hidup para saksi Kristus. Roh kudus mewujudkan kebenaran melalui kesaksian saksi Kristus nyata dan Kristus dimulaikan. Kuasa Roh Kudus yang bekerja melalui saksi Kristus tentu sangatlah mengagumkan, tetapi perlu diingat bahwa kesaksian tidak cukup hanya melalui kuasa dan karisma haruslah didukung oleh karakter yang benar dan baik. Karakter saksi Kristus justru lebih dulu diajarkan oleh Yesus sebelum memberi kuasa kepada saksi-saksinya. Dalam Injil Matius pasal 5 padat dengan ajaran untuk membentuk karakter para saksinya. Dalam ayat 13-16 adalah merupakan pesan yang padat bagi pengikut Kristus dalam memperjuangkan hidup benar di tengah masyarakat penerima kesaksian pengikut-Nya:

  • Pertama adalah menjadi garam dunia. Menjadi garam dunia tentu adalah pesan yang sangat luas dan padat, tetapi saya mau mengarahkan para saksi Kristus untuk mentaatinya sebagai perintah negatif dalam arti ada banyak perbuatan salah, buruk dan jahat yang tak boleh dilakukan bahkan seharusnya dijauhi. Dalam 10 perintah Allah, perintah negatif ini sangat mendominasi yang diawali dengan kata jangan. Jadi jangan melakukan dan bersikap yang bertentangan dengan standar moral Kristen yang berdasarkan firman Tuhan.
  • Kedua adalah menjadi terang dunia. menjadi terang dunia adalah perintah positif yang mengandung perintah untuk melakukan berbagai kebaikan. Perintah positif ini ada dua dalam dasa titah yaitu perintah beribadah dan menghormati orangtua. Jadi bila disingkat adalah membangun hubungan yang baik dan benar kepada Allah dan juga kepada manusia. Hubungan yang benar hanya dapat terbangun bila melakukan dan bersikap baik terhadap Tuhan dan sesama. Perkataan dan perbuatan kepada Tuhan dan sesama haruslah tetap dalam koridor kebenaran berdasarkan firman Tuhan.
  • Ketiga adalah hendaklah terangmu bercahaya di hadapan semua orang. Terang bercahaya adalah pesan untuk menjadi seseorang yang berkenan kepada Allah.

Jadi semua saksi Kristus tidak boleh berhenti untuk berjuang menjadi seorang pengikut Kristus yang semakin dewasa nyata melalui karakter yang semakin menyerupai Kristus. (MT)

Minggu 09 Oktober 2022


[Pesan Mingguan 2022 Selengkapnya]