Pesan Minggu Ini

JANGAN PULANG DENGAN TANGAN KOSONG

“Karena kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.” (2 Korintus 5:10)

Setiap perjalanan pasti memiliki tujuan, dan setiap kehidupan akan mencapai akhirnya. Sebagai orang percaya, kita sedang menjalani perjalanan iman menuju rumah Bapa di surga. Pada suatu hari, setiap kita akan berdiri di hadapan Tuhan untuk mempertanggungjawabkan hidup yang telah dipercayakan-Nya. Pertanyaannya bukanlah seberapa lama kita hidup, melainkan apa yang telah kita lakukan dengan waktu, talenta, kesempatan, dan kasih karunia yang Tuhan berikan. Karena itu, janganlah kita pulang kepada Tuhan dengan tangan kosong.

Tuhan telah mempercayakan berbagai berkat kepada setiap anak-Nya. Ada yang menerima kemampuan untuk mengajar, melayani, menguatkan, memberi, memimpin, atau menjadi saksi Kristus melalui kehidupan sehari-hari. Semua itu bukan untuk disimpan bagi diri sendiri, tetapi untuk dipakai membangun Kerajaan Allah dan menjadi berkat bagi sesama. Hidup yang berkenan kepada Tuhan adalah hidup yang menghasilkan buah melalui kasih, ketaatan, pelayanan, dan kesetiaan kepada Firman-Nya.

Di tengah kesibukan dunia, kita mudah terjebak mengejar keberhasilan yang sifatnya sementara. Padahal, keberhasilan sejati di hadapan Tuhan bukan diukur dari kekayaan, jabatan, atau popularitas, melainkan dari kesetiaan kita mengerjakan kehendak-Nya. Setiap doa yang dinaikkan dengan iman, setiap pengorbanan yang dilakukan dengan kasih, setiap jiwa yang dikuatkan, dan setiap pelayanan yang dikerjakan dengan tulus merupakan harta yang bernilai kekal di hadapan Allah.

Marilah menggunakan setiap hari sebagai kesempatan untuk menghasilkan buah yang memuliakan Tuhan. Jangan menunda berbuat baik, jangan menunda melayani, dan jangan menunda memberitakan kasih Kristus kepada mereka yang belum mengenal-Nya. Ketika perjalanan hidup ini berakhir dan kita kembali kepada Bapa, kiranya kita tidak datang dengan tangan kosong, tetapi membawa persembahan hidup yang penuh dengan buah kebenaran, kesetiaan, dan kasih.

Biarlah kerinduan terbesar kita adalah mendengar Tuhan berkata, “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia.” Semoga hidup kita menjadi persembahan yang berkenan di hadapan-Nya dan meninggalkan warisan iman yang memberkati banyak orang.
Minggu 23 Agustus 2026


[Pesan Mingguan 2026 Selengkapnya]