Pesan Minggu Ini

SETIA SAMPAI TUAIAN TERAKHIR

“Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.” (Galatia 6:8-9)

Ada dua hal yang saling bertentangan dan membingungkan jemaat Galatia, yaitu masalah Taurat dan anugerah, serta menabur dalam daging dan menabur dalam Roh :

  1. Masalah Taurat dan anugerah. Munculnya pengajaran dan ajaran baru merupakan pemberitaan dari pengajar yang menyimpang, yang mengajarkan bahwa keselamatan bukan oleh anugerah saja, tetapi juga dengan menaati ritual-ritual hukum Taurat, khususnya sunat. Jemaat yang sudah diselamatkan karena telah percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebagian terseret oleh ajaran tersebut, tetapi lebih banyak yang bertahan dan tetap setia kepada kasih karunia Allah. Hal ini tidak boleh disepelekan, sehingga rasul Paulus segera menulis surat untuk meneguhkan iman jemaat Galatia. Dalam suratnya, Paulus memberi arahan agar jemaat tetap setia sebagai pengikut Kristus dan bersikap selektif dalam menerima ajaran yang baru. Bila ajaran tersebut bertentangan, maka harus segera ditolak dengan berpegang kepada anugerah Allah. Kita diselamatkan oleh anugerah Allah, bukan karena hukum Taurat.
  2. Soal menabur dalam daging dan menabur dalam Roh. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa mereka yang menabur dalam daging ditujukan kepada pengajar-pengajar yang menyimpang, karena motivasi mereka adalah mencari keuntungan materi dan ketenaran, walaupun harus mengorbankan kebenaran. Dampak dari kehadiran mereka adalah banyak jemaat yang berhenti terlibat dalam menabur kebaikan dan mendukung pemberitaan Injil. Mereka yang berhenti terlibat dalam mendukung pelayanan gereja ini juga dikategorikan sebagai menabur dalam daging. Mereka akan menuai kebinasaan dari keinginan dagingnya. Sebaliknya, mereka yang menabur dalam Roh adalah jemaat yang tetap setia hidup dalam kasih karunia Allah. Walaupun mereka ditawari ajaran yang menyimpang, mereka tetap setia mengikut Yesus dan terus terlibat dalam mendukung pemberitaan Injil serta pelayanan gereja. Mereka siap dilupakan dan ditolak, asalkan tetap hidup dalam kebenaran, dan tidak pernah berhenti menabur dalam Roh. Mereka melihat banyak hal buruk yang dilakukan oleh pemberita yang menabur dalam daging, tetapi mereka tidak menjadi lemah. Jika terus menabur dalam Roh, maka pada waktunya mereka akan menuai hidup yang kekal dari Roh. MT

Minggu 08 Februari 2026


[Pesan Mingguan 2026 Selengkapnya]