Pesan Minggu Ini

PENUAI YANG SELALU MEMURIDKAN

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:19-20)

Panggilan Tuhan kepada setiap orang percaya bukan hanya untuk menjadi penuai jiwa, tetapi juga menjadi pribadi yang terus memuridkan. Kita bersukacita ketika seseorang menerima Kristus, tetapi pekerjaan kita tidak berhenti pada saat seseorang mengambil keputusan untuk percaya. Yesus memerintahkan kita untuk pergi, menjadikan semua bangsa murid-Nya, membaptis mereka, dan mengajarkan mereka melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan-Nya.

Seorang penuai membawa jiwa kepada Kristus, tetapi seorang pemurid menolong jiwa tersebut bertumbuh semakin menyerupai Kristus. Karena itu, memenangkan jiwa dan memuridkan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Pemuridan bukan hanya tentang mengadakan kelas, seminar, atau pertemuan khusus di gereja. Pemuridan juga terjadi melalui kehidupan sehari-hari. Cara kita berbicara, mengambil keputusan, menghadapi masalah, mengampuni, melayani, bekerja, memperlakukan keluarga, dan menunjukkan kasih dapat menjadi “ruang kelas” bagi orang lain.

Paulus berkata, “Turutilah teladanku, sama seperti aku juga menuruti teladan Kristus” (1 Korintus 11:1). Ini menunjukkan bahwa kehidupan seorang percaya dapat menjadi teladan yang membawa orang lain semakin dekat kepada Kristus.

Karena itu, kita perlu melihat setiap perjumpaan sebagai kesempatan untuk menabur, menuai, dan memuridkan. Mungkin kita tidak selalu berkhotbah, tetapi kita selalu sedang memberikan pengaruh. Pertanyaannya adalah: pengaruh seperti apa yang sedang kita berikan?

Jadilah penuai yang tidak hanya membawa orang datang kepada Yesus, tetapi juga berjalan bersama mereka sampai mereka bertumbuh, berakar dalam Firman, dan mampu memuridkan orang lain.

Penuai sejati tidak berhenti ketika jiwa dimenangkan. Penuai sejati terus berjalan sampai jiwa itu menjadi murid yang menghasilkan buah.
Minggu 01 November 2026


[Pesan Mingguan 2026 Selengkapnya]