Kamis 05 November 2026
AJARKAN MELALUI TELADAN
Sabda Renungan : “Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.” (1 Korintus 11:1)
Paulus memberikan sebuah prinsip penting dalam pemuridan: teladan hidup.
Perhatikan bahwa Paulus tidak berkata, “Ikutilah aku karena aku sempurna.” Ia berkata, “Ikutilah aku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.” Paulus mengarahkan orang lain kepada Kristus melalui kehidupannya sendiri.
Ini mengajarkan bahwa seorang pemurid tidak harus sempurna. Seorang pemurid harus mau terus mengikuti Kristus.
Ada orang yang mungkin tidak pernah membaca buku rohani yang kita rekomendasikan, tetapi mereka dapat melihat bagaimana kita menghadapi masalah. Mereka mungkin tidak mengikuti setiap khotbah yang kita sampaikan, tetapi mereka melihat bagaimana kita memperlakukan keluarga.
- Ketika kita gagal, kita juga dapat memuridkan melalui cara kita mengakui kesalahan dan meminta pengampunan.
- Ketika kita menghadapi masalah, kita dapat menunjukkan bagaimana kita tetap percaya kepada Tuhan.
- Ketika kita mendapatkan keberhasilan, kita dapat mengajarkan kerendahan hati dengan memberikan kemuliaan kepada Tuhan.
Dengan demikian, pemuridan menjadi sesuatu yang hidup dan nyata.
Kita tidak perlu menunggu menjadi ahli Alkitab untuk memuridkan. Mulailah dengan membagikan apa yang Tuhan sedang kerjakan dalam kehidupan kita. Ceritakan bagaimana Firman Tuhan menolong kita. Ajak orang lain berdoa. Berjalanlah bersama mereka.
Mungkin kita merasa hidup kita biasa saja. Namun di tangan Tuhan, kehidupan yang sederhana dapat menjadi alat untuk membentuk kehidupan orang lain.
Kesimpulan : Pemuridan bukan tentang menunjukkan bahwa kita sudah sempurna. Pemuridan adalah mengajak orang lain mengikuti Kristus bersama-sama dengan kita.
Doa : “Tuhan Yesus, jadikan hidupku teladan yang membawa orang lain semakin dekat kepada-Mu. Ketika aku berhasil, ajar aku rendah hati. Ketika aku gagal, ajar aku untuk bertobat. Ketika aku menghadapi kesulitan, ajar aku tetap percaya. Biarlah seluruh kehidupanku menjadi kesaksian tentang Kristus. Amin.”




