Senin 02 November 2026
JANGAN BERHENTI SETELAH MENUAI
Sabda Renungan : “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap…” (Yohanes 15:16)
Ketika seseorang menerima Yesus, kita sering menganggap bahwa tugas kita sudah selesai. Kita merasa bersukacita karena seseorang sudah datang kepada Tuhan, tetapi sebenarnya keputusan untuk percaya kepada Kristus adalah awal dari sebuah perjalanan baru.
Yesus tidak hanya memanggil kita untuk menghasilkan buah, tetapi Ia berkata bahwa buah itu harus tetap. Artinya, kehidupan orang yang telah dimenangkan perlu diarahkan kepada pertumbuhan rohani yang terus-menerus.
Seorang penuai yang baik tidak hanya tertarik pada jumlah orang yang datang kepada Kristus. Ia juga peduli apakah orang tersebut bertumbuh, mengenal Firman, belajar berdoa, hidup dalam ketaatan, dan akhirnya mampu menghasilkan buah.
Pemuridan adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai orang percaya. Kita dipanggil untuk membantu orang lain mengenal Kristus bukan hanya melalui perkataan, tetapi juga melalui pendampingan, teladan, doa, dan perhatian.
Mungkin ada seseorang yang pernah kita ajak datang ke gereja. Setelah itu, apakah kita masih memperhatikannya? Apakah kita mendoakannya? Apakah kita menolongnya ketika mengalami pergumulan? Apakah kita membagikan pengalaman dan pelajaran rohani yang telah Tuhan ajarkan kepada kita?
Hari ini Tuhan mengingatkan kita bahwa memenangkan jiwa bukanlah garis akhir. Memenangkan jiwa adalah pintu masuk menuju proses pemuridan.
Kesimpulan : Jangan puas hanya karena seseorang datang kepada Kristus. Mari berjalan bersama mereka sehingga iman mereka bertumbuh dan menghasilkan buah yang tetap.
Doa : “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mempercayakan kepada kami jiwa-jiwa untuk kami layani. Ajarlah kami tidak berhenti setelah membawa seseorang mengenal-Mu. Berikan kami hati yang sabar untuk mendampingi, menguatkan, mengajar, dan menjadi teladan bagi mereka. Pakailah hidup kami agar orang-orang yang kami menangkan dapat bertumbuh dan menghasilkan buah yang tetap. Dalam nama Yesus. Amin.”




