Senin 19 Oktober 2026
KASIH YANG PERGI MENCARI
Sabda Renungan : “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Lukas 19:10)
Yesus datang ke dunia dengan sebuah misi yang jelas: mencari dan menyelamatkan yang hilang. Ini menunjukkan bahwa kasih Allah bukan kasih yang pasif. Allah mengambil inisiatif untuk mendekati manusia.
Kalau kita melihat kehidupan Yesus, kita menemukan bahwa Ia tidak hanya berada di tempat yang nyaman. Ia mendekati orang-orang yang membutuhkan-Nya. Ia berbicara dengan mereka, makan bersama mereka, mendengarkan mereka, dan membawa pengharapan. Gereja dipanggil untuk mengikuti teladan tersebut.
Terkadang kita merasa bahwa tugas gereja adalah menyediakan program dan menunggu orang datang. Kita beribadah setiap minggu, melakukan berbagai kegiatan, dan berharap semakin banyak orang hadir. Semua itu baik, tetapi misi tidak dapat berhenti di sana. Masih ada banyak orang yang tidak akan datang jika tidak ada yang mengundang mereka.
Mungkin ada anggota keluarga yang selama ini jauh dari gereja. Mungkin ada teman yang belum pernah diajak beribadah. Mungkin ada tetangga yang sedang menghadapi pergumulan dan membutuhkan komunitas yang menerima mereka.
Kasih membuat kita mengambil langkah pertama.
Kita dapat mulai dengan doa. Setelah itu, kita dapat menghubungi mereka, menanyakan kabar, membangun kembali hubungan, dan menunjukkan perhatian yang tulus. Jangan melihat mereka hanya sebagai “orang yang harus dibawa ke gereja”, tetapi sebagai pribadi yang dikasihi Tuhan.
Ketika kasih memenuhi hati kita, kita akan memiliki kerinduan untuk melihat mereka mengenal Kristus. Misi bukan sekadar sebuah program gereja. Misi adalah hati Allah yang bekerja melalui umat-Nya.
Kesimpulan : Kasih tidak hanya menunggu yang terhilang pulang; kasih pergi mencari mereka. Mari menjadi jemaat yang bersedia mengambil langkah pertama untuk menjangkau orang-orang yang jauh dari Tuhan.
Doa : “Tuhan Yesus, berikan aku hati seperti hati-Mu yang mencari mereka yang terhilang. Tunjukkan kepadaku siapa yang harus aku doakan dan jangkau. Berikan keberanian untuk mengambil langkah pertama. Amin.”




