Selasa 29 September 2026
JANGAN BERHENTI MENYEMBAH
Sabda Renungan : “Namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.” (Habakuk 3:18)
Habakuk menulis perkataan yang luar biasa kuat. Ia membayangkan keadaan ketika pohon ara tidak berbunga, hasil kebun gagal, ladang tidak menghasilkan makanan, dan ternak tidak tersedia. Semua gambaran tersebut menunjukkan keadaan yang sangat sulit. Namun di tengah kemungkinan kehilangan itu, Habakuk tetap memilih bersukacita dalam Tuhan.
Inilah salah satu bentuk penyembahan yang paling dalam: tetap memuliakan Tuhan ketika keadaan tidak sesuai harapan. Mudah menyembah ketika doa dijawab, kebutuhan tercukupi, keluarga baik-baik saja, dan masa depan terlihat jelas. Tetapi iman menjadi nyata ketika kita tetap berkata, “Tuhan tetap baik,” sekalipun kita belum melihat jalan keluar.
Penyembahan dalam pergumulan bukan berarti kita tidak boleh menangis atau merasa lemah. Kita tetap manusia yang dapat mengalami kesedihan dan ketakutan. Namun di tengah semua itu, kita memilih membawa hati kepada Tuhan dan percaya bahwa Dia tidak meninggalkan kita.
Sering kali kita ingin berhenti ketika tidak melihat perubahan. Kita merasa doa tidak menghasilkan apa-apa. Kita kehilangan semangat untuk beribadah dan memuji Tuhan. Tetapi justru pada masa seperti itulah kita dipanggil untuk tetap mendekat kepada-Nya.
Penyembahan adalah keputusan iman. Kita menyembah bukan karena keadaan selalu baik, tetapi karena Tuhan tetap layak disembah. Dia tetap Allah ketika pintu terbuka maupun ketika pintu belum terbuka. Dia tetap setia ketika jawaban datang cepat maupun ketika kita harus menunggu.
Hari ini, jangan berhenti menyembah hanya karena sedang menghadapi pergumulan. Jadikan pujian sebagai pernyataan iman. Katakan kepada Tuhan bahwa kita percaya kepada-Nya.
Mungkin tembok belum runtuh. Mungkin jalan keluar belum terlihat. Namun teruslah berjalan bersama Tuhan. Iman yang bertahan dalam penyembahan sedang dibentuk menjadi iman yang kuat. Dan pada waktu-Nya, kita akan melihat bahwa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja.
Tetaplah menyembah ketika keadaan sulit, karena iman yang bertahan akan melihat kesetiaan Tuhan bekerja melampaui apa yang terlihat.




