Selasa 07 Juli 2026
KEMBALI KEPADA SUMBER KASIH
Sabda Renungan : “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5)
Seorang penuai tidak dapat menghasilkan buah jika terpisah dari Kristus. Sama seperti ranting yang bergantung pada pokok anggur, demikian pula kehidupan rohani kita bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.
Sering kali kelelahan pelayanan terjadi bukan karena terlalu banyak pekerjaan, melainkan karena terlalu sedikit tinggal dalam hadirat Tuhan. Kita sibuk melayani tetapi lupa membangun hubungan pribadi dengan Sang Pemilik pelayanan.
Kasih semula lahir dari persekutuan yang intim dengan Tuhan. Ketika kita berdoa, membaca firman, dan menikmati hadirat-Nya, kasih itu terus diperbarui. Sebaliknya, ketika hubungan dengan Tuhan mulai renggang, semangat pelayanan pun perlahan memudar.
Yesus mengajarkan bahwa tanpa Dia kita tidak dapat berbuat apa-apa. Kekuatan manusia memiliki batas, tetapi kasih Kristus tidak pernah habis. Saat kita kembali kepada-Nya, Tuhan akan memulihkan sukacita pelayanan dan kerinduan untuk memenangkan jiwa.
Penuai yang dekat dengan Tuhan akan memiliki hati yang peka terhadap kebutuhan orang lain. Ia tidak hanya melihat kerumunan, tetapi melihat jiwa yang membutuhkan keselamatan.
Hari ini, jangan hanya mengejar hasil pelayanan. Kejarlah Tuhan terlebih dahulu, karena Dialah sumber kasih yang sejati.
Kasih semula dipulihkan melalui hubungan intim dengan Kristus yang menjadi sumber kekuatan, sukacita, dan buah pelayanan sejati.




