Jumat 03 Juli 2026
KELUARGA YANG MENJADI SUMBER PENGHIBURAN
Sabda Renungan : “Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Efesus 4:30-32)
Efesus 4:32 berkata, “Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra.” Ayat ini mengajarkan bahwa keluarga harus menjadi tempat yang penuh kasih, penghiburan, dan dukungan. Tuhan rindu agar setiap rumah menjadi tempat di mana hati yang lelah dapat dikuatkan kembali.
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap anggota keluarga menghadapi tekanan dan pergumulan masing-masing. Ada yang lelah karena pekerjaan, sekolah, pelayanan, atau masalah pribadi. Karena itu, keluarga seharusnya menjadi tempat saling mendengar, mengerti, dan menguatkan satu sama lain.
Terkadang perkataan sederhana penuh kasih dapat membawa kekuatan besar bagi seseorang. Sebaliknya, kata-kata yang kasar dapat melukai hati dan merusak hubungan keluarga. Tuhan mengajarkan agar kita hidup dalam kasih, pengampunan, dan kelemahlembutan.
Hari ini, marilah kita belajar menjadi sumber penghiburan bagi keluarga kita. Jangan hanya sibuk dengan diri sendiri, tetapi perhatikan kebutuhan dan perasaan orang-orang di rumah. Kehadiran, doa, dan perhatian kecil dapat membawa damai sejahtera dalam keluarga.
Ketika kasih Kristus memenuhi hati kita, keluarga akan menjadi tempat yang nyaman dan penuh sukacita. Tuhan dipermuliakan melalui keluarga yang hidup saling mendukung dan menguatkan dalam setiap keadaan hidup.
Keluarga yang hidup dalam kasih dan penghiburan akan menjadi tempat damai serta kekuatan bagi setiap anggotanya bersama.




