Kamis 25 Juni 2026
PENGHARAPAN BAGI YANG BELUM PERCAYA
Sabda Renungan : “Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Kata Maria: ”Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.” (Lukas 1:36-38)
Lukas 1:37 berkata, “Bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Ayat ini memberikan pengharapan bahwa Tuhan sanggup melakukan perkara yang melampaui kemampuan manusia. Tidak ada hati yang terlalu keras atau kehidupan yang terlalu jauh untuk dijangkau oleh kasih Tuhan.
Sering kali kita merasa sedih melihat anggota keluarga atau orang-orang terdekat yang belum mengenal Tuhan. Terkadang kita sudah berdoa lama tetapi belum melihat perubahan. Namun firman Tuhan mengingatkan agar kita tidak kehilangan pengharapan. Tuhan bekerja dengan cara dan waktu-Nya yang sempurna.
Keselamatan adalah pekerjaan Tuhan. Tugas kita adalah tetap berdoa, mengasihi, dan menjadi kesaksian yang baik. Tuhan dapat memakai hal sederhana untuk menjamah hati seseorang. Bahkan melalui kesabaran dan kasih yang terus ditunjukkan, Tuhan dapat membuka jalan bagi pertobatan.
Hari ini, jangan menyerah mendoakan keluarga dan orang-orang yang belum percaya. Tetaplah berharap kepada Tuhan. Apa yang terlihat mustahil bagi manusia tetap mungkin bagi Tuhan. Dia sanggup memulihkan, mengubah, dan membawa seseorang datang kepada-Nya.
Biarlah hati kita dipenuhi iman dan pengharapan. Percayalah bahwa Tuhan sedang bekerja dalam hidup orang-orang yang kita kasihi. Pada waktu-Nya, kita akan melihat kasih dan kuasa Tuhan dinyatakan dengan indah.
Jangan kehilangan pengharapan; Tuhan sanggup menjamah dan menyelamatkan setiap jiwa melalui kasih, doa, dan kuasa-Nya yang ajaib.




