Selasa 16 Juni 2026
KASIH YANG MEMULIHKAN YANG JAUH
Sabda Renungan : “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” (Matius 11:28-30)
Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat.” Ayat ini menunjukkan hati Tuhan yang penuh kasih kepada setiap orang yang terluka dan jauh dari-Nya. Tuhan tidak menolak mereka yang lemah, kecewa, atau merasa gagal dalam hidup. Sebaliknya, Dia membuka tangan-Nya untuk memulihkan dan memberi kelegaan.
Dalam kehidupan, banyak orang menjauh dari Tuhan karena luka hati, masalah keluarga, atau pengalaman pahit. Ada yang merasa tidak layak datang kepada Tuhan karena dosa dan masa lalu mereka. Namun kasih Tuhan tidak pernah berubah. Dia tetap mencari dan menanti setiap anak kembali kepada-Nya.
Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menunjukkan kasih yang memulihkan, bukan menghakimi. Terkadang perhatian sederhana, doa, dan kesediaan mendengar dapat menjadi jalan pemulihan bagi seseorang. Tuhan ingin memakai hidup kita untuk menghadirkan kasih-Nya kepada mereka yang sedang kehilangan pengharapan.
Hari ini, jangan menyerah terhadap anggota keluarga atau sahabat yang masih jauh dari Tuhan. Tetaplah mengasihi dan mendoakan mereka. Tuhan sanggup menjamah hati yang paling keras sekalipun. Kasih Kristus memiliki kuasa untuk memulihkan kehidupan yang hancur dan membawa seseorang kembali kepada jalan yang benar.
Kiranya melalui hidup kita, orang-orang yang lelah dan terluka dapat menemukan penghiburan dan damai sejahtera di dalam Tuhan.
Kasih Tuhan sanggup memulihkan yang jauh; tetaplah mengasihi, mendoakan, dan membawa mereka kembali kepada Kristus dengan setia.




