Rabu 27 Mei 2026
DIPANGGIL MENJADI SAKSI
Sabda Renungan : “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”(Matius 5:16)
Sebelum peristiwa Kenaikan Yesus Kristus, Yesus Kristus memberikan pesan penting kepada para murid: mereka akan menerima kuasa ketika Roh Kudus turun ke atas mereka, dan mereka akan menjadi saksi-Nya. Perintah ini bukan hanya untuk murid pada waktu itu, tetapi juga berlaku bagi setiap orang percaya hingga hari ini.
Menjadi saksi bukan berarti harus melakukan hal besar atau luar biasa di mata dunia. Menjadi saksi berarti hidup yang mencerminkan Kristus—melalui perkataan, sikap, dan tindakan sehari-hari. Kesaksian yang paling nyata sering kali terlihat dalam hal-hal sederhana: mengasihi sesama, berkata jujur, mengampuni, dan tetap setia dalam iman di tengah tantangan.
Yesus tidak pernah meminta kita bersaksi dengan kekuatan sendiri. Ia menjanjikan Roh Kudus sebagai penolong yang memberi keberanian, hikmat, dan kekuatan. Tanpa kuasa Roh Kudus, kesaksian kita bisa terasa berat atau bahkan menakutkan. Tetapi bersama-Nya, kita dimampukan untuk menyampaikan kasih dan kebenaran dengan penuh keyakinan.
Sering kali kita merasa tidak layak atau tidak cukup mampu untuk menjadi saksi. Kita takut ditolak, disalahpahami, atau bahkan diabaikan. Namun Tuhan tidak mencari kesempurnaan, melainkan hati yang mau taat. Ia memakai siapa saja yang bersedia, bahkan dalam keterbatasan sekalipun.
Lingkungan kita keluarga, sekolah, pertemanan adalah ladang kesaksian yang Tuhan percayakan. Kita tidak perlu pergi jauh untuk memulai. Setiap hari adalah kesempatan untuk menunjukkan siapa Kristus melalui hidup kita. Ketika orang lain melihat damai, kasih, dan pengharapan dalam diri kita, di situlah kesaksian itu berbicara.
Hari ini, ingatlah bahwa kita dipanggil bukan hanya untuk percaya, tetapi juga untuk bersaksi. Jangan ragu atau menunda. Dengan kuasa Roh Kudus, kita dapat menjadi terang yang membawa orang lain mengenal kasih Tuhan.
Kita dipanggil menjadi saksi Kristus melalui hidup sehari-hari; dengan kuasa Roh Kudus, kita bersaksi lewat kasih, kebenaran, dan iman yang nyata kepada sesama.




