Selasa 12 Mei 2026
PEMBARUAN HIDUP OLEH ROH KUDUS
Sabda Renungan : Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 12:2)
Orang yang mengalami pencurahan Roh Kudus pasti akan mengalami pembaruan hidup yang nyata. Hidupnya tidak lagi sama seperti sebelumnya. Ada perubahan yang jelas, baik dalam cara berpikir maupun dalam gaya hidup sehari-hari :
- Perubahan pertama terlihat dalam pola pikir. Firman Tuhan dalam Roma 12:2 menegaskan bahwa kita harus mengalami pembaruan budi. Orang yang telah dipenuhi Roh Kudus akan memiliki cara berpikir yang berbeda. Jika sebelumnya ia hanya memikirkan hal-hal duniawi dan jasmani, kini ia mulai memikirkan perkara-perkara rohani. Hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, dan patut dipuji menjadi fokus pikirannya, seperti yang diajarkan dalam Filipi 4:8. Pikiran yang diperbarui akan menuntun pada kehidupan yang berkenan kepada Tuhan.
- Perubahan kedua tampak dalam gaya hidup. Firman Tuhan dalam 1 Petrus 2:12 mengingatkan agar hidup kita menjadi kesaksian yang baik di tengah dunia. Ketika Roh Kudus bekerja, hidup kita tidak lagi mengikuti keinginan daging, melainkan dipimpin oleh Roh, seperti tertulis dalam Galatia 5:16–17. Orang yang hidup dipimpin Roh Kudus akan berusaha melakukan kehendak Bapa di surga dalam setiap aspek kehidupannya.
Hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus menghasilkan buah-buah yang baik: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Semua ini menjadi bukti nyata bahwa seseorang benar-benar mengalami pembaruan hidup.
Karena itu, setiap orang percaya perlu terus membuka hati bagi pekerjaan Roh Kudus. Jangan keraskan hati, tetapi izinkan Roh Kudus memimpin, mengajar, dan mengubahkan hidup kita setiap hari. Dengan demikian, kita dapat hidup berkenan kepada Tuhan dan menikmati anugerah-Nya yang melimpah.
Roh Kudus memperbarui pikiran dan hidup, memimpin orang percaya hidup benar, berkenan kepada Tuhan, serta menghasilkan buah rohani.





