Rabu 06 Mei 2026
DARI KEGELAPAN MENUJU TERANG OLEH KUASA YESUS
Sabda Renungan : “Satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat.” (Yohanes 9:25)
Seorang pengemis buta sejak lahir tampaknya sudah dikenal luas di lingkungannya. Hal ini wajar, karena ia selalu berada di tempat yang sama untuk meminta-minta. Ada anggapan bahwa kehidupan di jalanan membuatnya menjadi kurang sopan dalam meminta, sehingga ia sering menjadi bahan perbincangan bahkan perdebatan masyarakat sekitar.
Kondisinya yang buta sejak lahir tidak menimbulkan belas kasihan dari sebagian orang yang religius. Sebaliknya, mereka cenderung menghakimi. Penghakiman tersebut membuatnya semakin tertekan, hingga akhirnya ia menerima nasibnya sebagai orang buta dan pengemis seumur hidup.
Namun, kehadiran Yesus mengubah segalanya. Ada tiga hal penting yang diubahkan oleh Yesus dalam peristiwa ini :
- Yesus mengubah pemahaman yang salah. Murid-murid-Nya memiliki anggapan umum bahwa penderitaan, seperti kebutaan, pasti disebabkan oleh dosa—baik dosa pribadi maupun orang tuanya. Namun, Yesus menegaskan bahwa dalam kasus ini, bukan soal siapa yang berdosa, melainkan agar pekerjaan Allah dinyatakan melalui hidup orang tersebut.
- Yesus mengubah kegelapan menjadi terang. Ia menyembuhkan orang buta itu, sehingga ia dapat melihat. Sementara orang-orang masih memperdebatkan siapa Yesus sebenarnya, orang yang disembuhkan itu dengan tegas bersaksi bahwa Yesus telah mengubah hidupnya.
- Yesus mengubah hidupnya secara rohani. Dari sekadar penganut agama, ia menjadi pengikut Kristus. Walaupun ia diusir dari rumah ibadah, ia justru menemukan hubungan yang sejati dengan Allah—bukan sekadar formalitas, melainkan iman yang hidup.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kuasa Yesus sanggup mengubah pemahaman yang salah, memulihkan kehidupan dan membawa seseorang kepada iman yang sejati. MT
Yesus mengubah hidup, membuka mata rohani, dan membawa manusia dari kegelapan kepada terang sejati.





