Sabtu 02 Mei 2026
ALLAH MAHATINGGI TEMPAT PERLINDUNGAN UMATNYA
Sabda Renungan : “Aku berkata kepada TUHAN: ‘Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.” (Mazmur 91:2)
Pemazmur mengungkapkan iman dan pengenalannya akan Allah dengan sangat jelas. Ia bukan hanya percaya kepada Allah, tetapi juga memiliki pengalaman rohani yang nyata bersama-Nya. Dalam kehidupan dan pergumulan sehari-hari, pemazmur sungguh-sungguh mengalami penyertaan Allah.
Itulah sebabnya pemazmur dengan penuh keyakinan menawarkan rasa aman kepada umat Allah. Keamanan sejati tersedia karena Allah sendiri yang menjamin. Ia menyebut Allah sebagai “Yang Mahatinggi”, untuk menegaskan bahwa Allah jauh lebih besar daripada segala ancaman yang dihadapi manusia.
Allah juga Mahakuasa, yang berarti Ia sanggup menolong dan melindungi umat-Nya dari setiap bahaya. Ia adalah “Tuhanku”, yang menyatakan kehadiran-Nya yang senantiasa menyertai. Ia juga disebut “Allahku”, yang menunjukkan hubungan pribadi dan kedekatan antara Allah dan umat-Nya.
Dalam bagian ini, nama Allah dijelaskan dengan makna yang mendalam. Sebutan “TUHAN” (huruf besar semua) berasal dari nama kudus YHWH atau Yahweh, yang sangat dihormati dalam tradisi Yudaisme. Nama ini begitu agung sehingga sering kali tidak diucapkan secara langsung.
Sementara itu, sebutan “Allah” berasal dari kata “El”, yang telah digunakan sejak zaman kuno untuk menyebut Allah. Nama ini juga dipakai oleh umat percaya di berbagai wilayah, termasuk Timur Tengah, sebagai ungkapan akan Allah yang hidup dan berkuasa.
Dengan menggunakan kedua sebutan tersebut—TUHAN dan Allah—pemazmur tidak sedang membedakan, melainkan menegaskan keesaan Allah. Ia adalah Allah yang Mahatinggi sekaligus Allah yang dekat, yang memilih untuk berelasi secara intim dengan umat-Nya.
Namun, sebagai umat-Nya, kita dipanggil untuk menyerahkan diri kepada kehendak-Nya dan terus berusaha hidup sesuai dengan firman-Nya. Dalam hubungan itulah kita menemukan keamanan sejati. MT
Allah Mahatinggi dan dekat, memberi perlindungan bagi umat yang setia hidup menurut kehendak-Nya setiap hari.





