Sabtu 28 Maret 2026
KOMUNITAS YANG MEMULIHKAN
Sabda Renungan : “Tomas menjawab Dia: ‘Ya Tuhanku dan Allahku!” (Yohanes 20:28)
Damai sejahtera memenuhi hati murid-murid ketika mereka menerima Roh Kudus dan pengutusan untuk memberitakan Injil dari Yesus yang telah bangkit dari kematian. Namun, sangat disayangkan, salah seorang anggota komunitas itu masih dirundung duka karena meragukan kebangkitan Yesus.
Ketika para wanita menceritakan pertemuan mereka dengan Yesus, Tomas tidak percaya. Mungkin ia meragukannya karena informasi pertama disampaikan oleh para wanita. Tomas dikenal sebagai pribadi yang mengedepankan akal budi dalam mengasihi Tuhan Yesus. Karena itu, tidak mudah baginya untuk percaya sebelum melihat dan bertemu langsung dengan Yesus. Orang yang berpikir logis biasanya membutuhkan bukti.
Namun, Tuhan Yesus yang mengetahui kelemahan Tomas tidak serta-merta menemuinya secara pribadi dalam kesendiriannya. Komunitas kecil itu membutuhkan waktu delapan hari untuk mendekati Tomas agar mau kembali hadir dalam persekutuan. Mereka berbagi tentang indahnya pertemuan dengan Yesus, terlebih saat Ia mengutus dan menghembusi mereka dengan hidup yang dipenuhi Roh Kudus. Hasil kebersamaan dan kesaksian itu membuahkan sukacita. Akhirnya, Tomas kembali hadir dalam persekutuan. Terbukti, Tuhan Yesus tidak menemui Tomas ketika ia terus menyendiri dalam keraguannya.
Ketika Tuhan Yesus datang, Ia menunjukkan bekas luka pada tangan dan lambung-Nya kepada Tomas. Tomas ternyata tidak perlu menyentuh luka itu. Ia langsung sujud menyembah dan berkata, “Ya Tuhanku dan Allahku!”. Itulah Tomas yang mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap akal budinya. Ketika Yesus membuktikan kebangkitan-Nya, Tomas memberikan pengakuan iman yang tegas dan mendalam. Dia yang bangkit bukan sekadar Guru atau Pemimpin, melainkan Tuhan dan Allahnya.
Komunitas yang berhasil membawa Tomas kembali ke persekutuan tentu merasa lega melihat pemulihannya. Sejak saat itu, Tomas tidak lagi meragukan Yesus. Ia bahkan setia memberitakan Injil hingga akhirnya menjadi martir dalam pelayanannya sampai ke India. MT
Keraguan dipulihkan dalam persekutuan; perjumpaan dengan Yesus mengubah ragu menjadi iman teguh dan pengakuan bahwa Dia Tuhan dan Allah.




