Jumat 27 Maret 2026
KOMUNITAS YANG SALING MENGGEMBALAKAN
Sabda Renungan : “Kata Yesus kepadanya: ‘Gembalakanlah domba-domba-Ku.’” (Yohanes 21:17b)
Pembacaan Alkitab hari ini merupakan kisah tentang usaha Yesus memulihkan kehidupan Petrus. Petrus merasa serba salah setiap kali bertemu dengan Yesus karena penyangkalannya. Ia sungguh mengasihi Yesus, tetapi seolah-olah merasa kasihnya bertepuk sebelah tangan, karena ia menganggap dirinya tidak layak lagi dikasihi oleh Yesus. Itulah sebabnya Tuhan Yesus, yang mengetahui kondisi rohani Petrus, ingin memulihkan hidupnya.
Melalui pertanyaan, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini?”, Tuhan Yesus memakai kata agape dan phileo dalam tiga kali pertanyaan yang serupa. Melalui kedua kata ini, Yesus ingin menunjukkan kepada Petrus dan murid-murid-Nya bahwa mengasihi harus lahir dari kehendak dan juga dari hati. Kasih sejati timbul dari komitmen sekaligus hubungan pribadi yang intim.
Setiap kali Petrus menjawab bahwa ia mengasihi Yesus, Yesus menugaskannya, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Dengan penugasan ini, Petrus mengetahui bahwa ia tetap dikasihi Yesus dan bahwa rencana-Nya untuk menjadikannya penjala manusia masih berlaku. Karena dialog ini terjadi di tengah komunitas yang dipimpin Petrus, pesan tersebut juga berlaku bagi mereka semua.
Ada pesan penting dalam pernyataan, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Setiap anggota komunitas membutuhkan pelayanan pastoral. Mereka adalah gembala sekaligus domba. Itulah sebabnya setiap anggota komunitas harus saling menggembalakan. Bahkan pendeta perlu dipelihara, dan gembala pun perlu digembalakan.
Anggota komunitas juga membutuhkan makanan rohani, yaitu Firman Allah yang dibagikan dalam kebersamaan. Mengingat domba sering tersesat dan mendekati bahaya, kita sebagai anggota komunitas memerlukan bimbingan, perlindungan, dan teguran. Karena itu, hiduplah dalam komunitas yang saling menggembalakan satu sama lain. Saling menggembalakan dalam komunitas adalah cara yang sederhana, tetapi sangat menyentuh dan membangun. MT
Kasih kepada Yesus dinyatakan melalui tanggung jawab menggembalakan, saling membangun, dan hidup dalam komunitas yang memulihkan serta menguatkan iman.




