Senin 23 Maret 2026
KOMUNITAS YANG MENUAI PENYERTAAN TUHAN
Sabda Renungan : “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20b)
Komunitas kecil yang terdiri dari sebelas orang menerima Amanat Agung langsung dari Tuhan Yesus. Amanat Agung ini adalah tugas misioner gereja sepanjang zaman. Pemberitaan Injil tidak boleh hanya menghasilkan keputusan untuk menerima Yesus dan bertobat. Pemberitaan Injil juga tidak boleh semata-mata bertujuan menambah jumlah anggota gereja, tetapi harus berlanjut pada proses pemuridan.
Tugas pemberitaan Injil perlu berpusat pada penjangkauan jiwa-jiwa yang terhilang. Tujuannya bukan sekadar mengkristenkan, melainkan membawa mereka yang percaya untuk memisahkan diri dari dunia yang jahat serta dari sistem dan kebejatan dunia.
Ada janji abadi bagi setiap orang dan komunitas yang melakukan Amanat Agung Tuhan Yesus. Janji tersebut adalah penyertaan Tuhan sendiri. Ini merupakan jaminan Kristus bagi semua yang terlibat dalam penjangkauan jiwa dan pemuridan. Pemuridan yang nyata terjadi dalam komunitas, melalui kebersamaan dalam berbagi, belajar, dan menaati prinsip-prinsip hidup yang benar sesuai dengan ajaran Kristus.
Apa pun keadaan Saudara, janji penyertaan Kristus berlaku bagi setiap orang yang terlibat, baik secara pribadi maupun melalui komunitas, dalam penjangkauan jiwa. Mungkin Saudara merasa lemah, miskin, rendah, atau tidak berarti di mata manusia, tetapi Tuhan Yesus peduli dan pasti menyertai.
Penyertaan Allah akan semakin nyata dalam komunitas yang terus bergerak menjangkau jiwa-jiwa. Matius 18:20 berkata, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Komunitas kecil sekalipun memiliki jaminan kehadiran Tuhan. Ketika mereka setia bersekutu dan aktif menjangkau jiwa, mereka akan mengalami penyertaan Tuhan yang nyata. MT
Komunitas yang setia memberitakan Injil dan memuridkan akan mengalami penyertaan Kristus, serta dipakai Tuhan menjangkau dan mengubahkan jiwa-jiwa yang terhilang.




