Rabu 04 Maret 2026
PENGURAPAN ALLAH YANG MENGUBAH HIDUP
Sabda Renungan : “Tetapi TUHAN berfirman kepada Samuel: ‘Janganlah pandang parasnya atau perawakannya yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati” (1 Samuel 16:7)
Samuel masih merasakan kekagumannya kepada Allah yang telah mempercayakan kepadanya kehormatan untuk mengurapi Saul sebagai raja pertama Israel. Namun, Saul gagal memelihara panggilannya, sehingga Roh Tuhan undur daripadanya. Prinsip ini terus berlaku: seorang pemimpin yang gagal secara moral sesungguhnya telah tertolak di hadapan Allah, meskipun tetap terbuka untuk menerima pengampunan.
Ada prinsip rohani yang bersifat kekal dalam perjalanan iman pengikut Kristus, yaitu bahwa setiap orang yang ditegur dan mau bertobat akan membuka kesempatan terjadinya pemulihan. Inilah yang menambah kesedihan Samuel, karena Saul menolak teguran dan tidak mau bertobat.
Selanjutnya, Samuel kembali menerima kehormatan untuk mengurapi Daud sebagai raja Israel menggantikan Saul. Samuel taat melaksanakan perintah Allah, meskipun hatinya mungkin masih diliputi pergumulan. Daud diurapi pada usia muda, dan sejak awal ia telah menunjukkan kedekatan hati serta kerinduan yang mendalam kepada Allah. Hati Daud yang sungguh-sungguh mendambakan Allah menjadi alasan utama Allah memilih dan mengurapinya sebagai raja Israel berikutnya.
Pengurapan Allah adalah simbol pemberian kuasa dan kemampuan khusus dari Allah untuk melaksanakan tugas tertentu. Ketika Samuel mengurapi Daud sesuai firman Allah, terjadilah perubahan besar. Pengurapan Allah selalu membawa perubahan, dan karena itu orang yang menerimanya juga harus mau berubah. Firman Tuhan berkata, “Sejak hari itu dan seterusnya, berkuasalah Roh TUHAN atas Daud” (1 Samuel 16:13).
Rasul Yohanes menegaskan dalam 1 Yohanes 2:27 bahwa pengurapan yang diterima orang percaya tetap tinggal di dalam dirinya dan mengajar tentang segala sesuatu yang benar. Pengurapan Allah mengajar orang percaya untuk terus mengalami perubahan dan perbaikan hidup setiap hari. Oleh sebab itu, pengurapan-Nya harus dipelihara dengan hidup tinggal di dalam Dia, seperti Daud yang sungguh-sungguh mendambakan Allah. Mendambakan Allah berarti membuka diri kepada kuasa-Nya yang sanggup mengubah hidup kita. MT
Pengurapan Allah diberikan kepada hati yang rindu dan taat, untuk membawa perubahan hidup melalui kuasa Roh Tuhan.




