Senin 05 Mei 2025
SEDERHANA ITU INDAH
Bacaan Sabda : Yohanes 1:19-31
“Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: ”Siapakah engkau?” (Yohanes 1:19)
Untuk memperhalus kata “miskin” sering kita ganti dengan sederhana, sehingga “orang miskin” kita sebut “orang sederhana”. Bukan itu saja orang berpakaian compang-camping kita sebut orang berpakaian sangat sederhana dan orang bodoh kita perhalus dengan orang berpikir sederhana. Tanpa sadar sesungguhnya kita telah memberi pengertian yang salah kepada kata sederhana. Sederhana itu artinya adalah bersahaja, sedang, tidak banyak seluk beluknya atau tidak banyak pernak-pernik.
Jika disimpulkan sederhana artinya adalah hidup dan tampil apa adanya karena bersih dari tipuan-tipuan tanpa tergoda melakukan pencitraan diri yang tidak perlu. Dengan demikian kaya bisa juga sederhana dan miskin bisa saja tidak sederhana. Orang pintar bisa sangat sederhana dan orang bodoh sangat tidak sederhana.
Yohanes Pembaptis adalah hamba Tuhan yang sederhana karena dia tampil diri sendiri. Ketika orang-orang Yahudi menganggap dia Mesias karena karismanya yang kuat, dia berkata: “Aku bukan Mesias, aku hanyalah suara….”. Tuhan Yesus juga mempunyai hidup dan pelayanan yang sederhana. Dia dibaptis di sungai Yordan, berjalan ke padang gurun untuk berpuasa. Kemudian Yesus berjalan dari satu daerah ke daerah yang lain sambil memberitakan kabar baik kepada semua orang yang ditemuinya. Dia menyembuhkan banyak orang sakit dan mengusir roh jahat dari orang yang kerasukan dengan cara-cara yang sangat sederhana. Pendengar mengagumi pengajaran-Nya karena Yesus mengajar dengan isi ajaran dan memakai metode yang sangat sederhana.
Sangat berbeda dengan orang Farisi para ahli Taurat yang isi ajaran dan metodenya sangat sulit dan rumit sampai-sampai mereka sendiri kurang memahami dan tidak mampu menerapkannya. Sederhana itu indah karena semua orang dapat mengerti, menerapkan dan menjangkaunya. Indah karena kita tidak perlu mengada-ada yang tidak ada. Indah karena kita hidup tidak perlu menjadi orang lain. Hidup kita indah menjadi diri kita sendiri sesuai dengan pola dan rencana Allah untuk diri kita. MT
Sederhana itu indah, mewah dan sukses adalah anugerah.





