Kamis 06 Agustus 2026
MENABUR DENGAN SETIA, MENUAI PADA WAKTUNYA
Sabda Renungan : “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.” (Galatia 6:9)
Dalam perjalanan iman, tidak sedikit orang percaya yang merasa lelah karena hasil dari setiap kebaikan yang dilakukan belum juga terlihat. Doa seolah belum dijawab, pelayanan tampak tidak membuahkan perubahan, dan pengorbanan terasa tidak dihargai. Namun Firman Tuhan mengingatkan agar kita tidak menjadi jemu dalam berbuat baik. Tuhan melihat setiap benih kasih, ketaatan, dan pengorbanan yang kita taburkan. Tidak ada satu pun yang luput dari perhatian-Nya.
Menjelang kedatangan Kristus, kesetiaan menjadi salah satu tanda yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya. Dunia mungkin mengajarkan bahwa segala sesuatu harus menghasilkan keuntungan secara instan. Akan tetapi, Kerajaan Allah bekerja dengan prinsip menabur dan menuai. Apa yang ditabur dalam iman akan menghasilkan tuaian menurut waktu Tuhan, bukan menurut keinginan manusia. Oleh karena itu, jangan berhenti berbuat baik hanya karena belum melihat hasilnya.
Kesempatan untuk menabur tidak berlangsung selamanya. Akan tiba waktunya kehidupan di dunia ini berakhir dan setiap orang berdiri di hadapan takhta penghakiman Kristus. Pada saat itulah setiap perbuatan akan dinyatakan. Mereka yang tetap setia akan menerima upah dari Tuhan, bukan karena jasa mereka, melainkan karena anugerah yang memampukan mereka hidup dalam ketaatan.
Hari ini adalah kesempatan untuk terus menabur kasih, pengampunan, kemurahan hati, dan kebenaran Firman Tuhan. Mungkin tidak semua orang menghargainya, tetapi Tuhan mengetahui setiap langkah yang dilakukan demi nama-Nya. Jangan biarkan kekecewaan atau kelelahan menghentikan semangat melayani. Tetaplah percaya bahwa Tuhan bekerja melalui setiap tindakan yang dilakukan dengan kasih.
Kiranya kita terus setia mengerjakan panggilan Tuhan hingga akhir hidup. Ketika Yesus datang kembali, biarlah kita didapati sebagai hamba yang tidak menyerah, tetap menabur kebaikan, dan siap menerima tuaian yang telah disediakan oleh Tuhan bagi orang-orang yang setia.
Tetaplah setia menabur kebaikan hari ini, sebab Tuhan pasti memberikan tuaian indah bagi setiap hamba yang tidak menyerah selamanya.




