Senin 03 Maret 2025
YESUS ADALAH HIKMAT ALLAH
Bacaan Sabda : Yohanes 1:1-18
“Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia” (Yohanes 1:16)
Yesus Kristus adalah hikmat Allah dalam daging atau tubuh manusiawi. Alkitab menyatakan bahwa dalam Dia “Tersembunyi segala harta, hikmat dan pengetahuan” (Kolose 2:3). Lebih jauh 1 Korintus 1:30 menjelaskan bahwa “Hanya oleh Kristus, dalam Kristus dan dengan Kristus kita dapat menerima hikmat dan pembenaran dari Allah”. Kita menjadi pandai dan berhikmat bila kita hidup mengenal dan di dalam Kristus. Yang bertentangan dengan hikmat Allah adalah hikmat dunia.
Kalau Yesus adalah hikmat Allah yang membuat pengikut-Nya menjadi Allah menjadi pusat kehidupan, maka hikmat dunia adalah hikmat yang menyingkirkan Allah. Fokus kehidupan yang ditawarkan dunia adalah kesanggupan manusia sendiri. Mereka mengangkat manusia sebagai kekuasaan tertinggi. Padahal sejarah telah membuktikan keterbatasan dan kegagalan manusia.
Hikmat dunia disimpulkan Alkitab sebagai kebodohan. Ada yang menyatakan bahwa hikmat dunia menghasilkan atheis. Betul atheis adalah beberapa orang yang paling cerdas tetapi sekaligus paling bodoh yang pernah ditemui di antara manusia. Mereka cemerlang karena berusaha menjabarkan dunia secara logis tetapi kecemerlangan itu justru membuktikan kebodohan. Karena penjelasan tentang dunia itu menjadi tidak logis karena mengesampingkan dan menyangkal Allah sebagai pencipta segala sesuatu.
Dalam hikmat dunia hidup itu tidak jelas, karena mereka mempunyai kepercayaan kepada diri sendiri. Artinya Tuhannya adalah diri sendiri. Tetapi dalam hikmat Allah kita percaya Yesus adalah Allah yang menjadi manusia untuk menyelamatkan kita dari kuasa dosa. Inilah berita Injil yang merupakan kebodohan bagi mereka yang akan binasa tetapi bagi kita yang diselamatkan merupakan kekuatan Allah dan hikmat Allah.
Kita percaya bukan hanya memiliki kepercayaan. Kita beriman bukan hanya memiliki iman. Percaya dan beriman adalah kegiatan artinya ada sesuatu yang dikerjakan. Itulah sebabnya rasul Yohanes tidak pernah menggunakan kata benda “pistis atau kepercayaan” tetapi menggunakan kata kerja pisteou atau percaya sebanyak 98 kali. Dalam hikmat Allah menyerahkan hidup kepada-Nya, kita mengasihi-Nya, kita melayani-Nya dan semakin mendekatkan dir kepada-Nya. MT
Yesus adalah juruselamat yang menyatakan kasih, kuasa dan hikmat Allah.





