Jumat 06 Maret 2026
ALLAH YANG BERINISIATIF MEMBANGUN HUBUNGAN
Sabda Renungan : “Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa,” (Mazmur 91:1)
Ada empat nama Allah yang masing-masing menjelaskan bahwa Allah menggunakan kuasa-Nya untuk membangun hubungan dengan umat-Nya :
- Pemazmur menggunakan nama Allah Yang Mahatinggi untuk menjelaskan bahwa Allah berada di atas segala bentuk ancaman yang menerpa umat-Nya. Umat yang sejati adalah mereka yang diam dalam lindungan-Nya dan bermalam dalam naungan-Nya.
- Nama Allah Yang Mahakuasa menegaskan bahwa Dia akan berperang bagi umat-Nya untuk menghadapi dan membinasakan musuh. Nama ini juga menekankan kemampuan Allah untuk melaksanakan dan menggenapi janji-Nya, sebagaimana Dia setia menggenapi janji-Nya kepada Abraham.
- Nama Tuhan mengandung pengertian bahwa Dia senantiasa menyertai umat-Nya dalam setiap keadaan.
- Sementara itu, sebutan Allahku mengungkapkan kebenaran bahwa Allah memilih untuk bergaul secara intim dengan setiap umat yang berharap kepada-Nya.
Keempat nama ini—Allah Yang Mahatinggi, Allah Yang Mahakuasa, Tuhan, dan Allahku — menegaskan bahwa sejak awal Allah telah berinisiatif untuk melindungi dan membangun hubungan yang intim dengan umat-Nya. Namun, Allah juga menghendaki respons yang benar dari umat-Nya, yaitu dengan terus bersandar dan berlindung kepada-Nya. Apa pun yang terjadi, umat-Nya diajak untuk tetap bersandar kepada Tuhan.
Segala sesuatu dapat terjadi sebagai upaya iblis untuk memisahkan manusia dari Allah. Namun, tidak perlu takut, sebab rasa takut hanya akan menambah kesulitan dan melemahkan iman. Allah sendiri berjanji, “Malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu” (Mazmur 91:10).
Tidak ada kesulitan yang terjadi tanpa seizin Allah. Jika kesulitan diizinkan terjadi, itu merupakan bagian dari rencana Allah untuk mendekatkan umat-Nya kepada diri-Nya. Selama kita tetap berlindung dan bersandar kepada-Nya, segala sesuatu — meskipun untuk sementara terasa berat—akan diarahkan Allah demi kebaikan kita. Rahasia keindahannya adalah bahwa kemahakuasaan Allah bekerja untuk mengintimkan hubungan-Nya dengan umat-Nya, yang dijalani dengan rasa syukur yang tidak putus-putus. MT
Kemahakuasaan Allah bekerja melindungi dan mengintimkan hubungan dengan umat-Nya, mengundang respons iman melalui ketergantungan dan rasa syukur.




