Selasa 17 Februari 2026
MENGATUR BERDASARKAN HIKMAT
Sabda Renungan : “Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain. Kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan ini dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya.” (Daniel 2:44)
Mengetahui sesuatu lebih dahulu sebelum terjadi memberikan kepada seseorang kedudukan istimewa. Daniel mengetahui betul bahwa tidak ada seorang manusia pun yang memiliki kemampuan tersebut. Hanya Allah yang mampu, karena Allah adalah Mahatahu (omniscience). Allah mengetahui segala sesuatu tanpa batas. Allah juga berkuasa mewujudkan segala sesuatu tanpa kesalahan. Saya dan saudara tidak tahu dan tidak mampu, tetapi Allah tahu dan mampu, bahkan terhadap hal-hal kecil secara detail.
Allah memberikan hikmat kepada Daniel untuk menjelaskan mimpi dan sekaligus makna dari mimpi raja. Dalam menjelaskannya, Daniel sangat cermat agar raja Nebukadnezar mengakui bahwa sumber informasi yang akurat itu datang dari Allah yang disembah Daniel. Daniel betul-betul tidak mengharapkan dan tidak menerima pujian pribadi atas keberhasilannya mengetahui mimpi raja Nebukadnezar dan maknanya. Kita memang harus berhati-hati agar jangan pernah menerima kemuliaan dan pujian atas semua hal yang dilakukan Allah melalui diri kita.
Daniel rendah hati, jujur, dan transparan tentang Allah sebagai pembuka rahasia mimpi raja. Nebukadnezar pun memberi tanggapan yang benar dengan mengakui Allah yang disembah Daniel. Sangat jelas bahwa sesungguhnya Allah-lah sumber mimpi itu. Buktinya, mimpi itu bermakna tentang hal-hal yang akan terjadi di dunia melalui sejarah panjang ke depan. Melalui mimpi dan maknanya, Allah sejak awal telah mengetahui sejarah politik dunia dengan segala sistemnya, yang datang silih berganti dan terus berubah. Mulai dari sistem yang paling diktator sampai yang paling demokratis, semuanya akan terus berbenturan.
Namun, dengan hikmat-Nya yang sempurna, Allah mengatur bahwa semua sistem duniawi akan diakhiri oleh datangnya Kerajaan Allah. Dalam mimpi yang berupa sebuah patung itu, digambarkan empat kerajaan yang akhirnya dihancurkan oleh suatu kekuatan di luar patung tersebut. Kerajaan kelima itu adalah Kerajaan Allah yang didirikan oleh Yesus Sang Mesias. Kerajaan ini akan memenuhi seluruh bumi dengan hadirnya langit dan bumi yang baru (Wahyu 21:1).
Dapat dipastikan bahwa sistem dunia, walaupun kelihatan kuat, tidak akan dapat bertahan, karena hanya Kerajaan Allah yang kekal. Sebab itu, jalanilah hidup sehari-hari dengan damai di bawah naungan Allah yang mengatur segala sesuatu berdasarkan hikmat-Nya yang sempurna. MT
Allah Mahatahu berdaulat; Daniel rendah hati memuliakan-Nya, menegaskan Kerajaan Allah kekal melampaui sistem dunia fana.




