Selasa 27 Januari 2026
PENGAKUAN IMAN
Sabda Renungan : “Itulah sebabnya kita harus berpegang teguh pada pengakuan kepercayaan kita. Sebab kita mempunyai Imam Agung yang besar, yang sudah masuk sampai ke depan Allah — Dialah Yesus Anak Allah.” (Ibrani 4:14; 10:23)
Pemahaman yang umum tentang pengakuan dalam gereja ada dua, yaitu pengakuan iman dan pengakuan dosa. Perlu direnungkan bahwa pengakuan iman adalah memproklamasikan, atau dapat juga disebut mengumumkan kepada publik, suatu hubungan pribadi melalui keyakinan dan ketaatan kepada Allah. Pengakuan iman juga adalah penyerahan yang tulus dan gembira kepada Allah di hadapan sesama.
Jadi, ketika jemaat membaca dan memperkatakan pengakuan iman, berarti mengikatkan diri dengan ketulusan dan kegembiraan, baik secara perseorangan maupun kebersamaan, kepada Allah di dalam Yesus Kristus. Oleh sebab itu, bila jemaat menyatakan pengakuan iman secara bersama-sama, hendaklah melakukannya dengan kesungguhan hati, bukan sekadar ritual ibadah sebagai kebiasaan dan rutinitas.
Dalam gereja-gereja Protestan, pengakuan iman selalu dibacakan dalam setiap ibadah, biasanya dalam suasana doa. Umumnya, jemaat mengucapkan bersama pengakuan iman Rasuli yang telah dihafal. Namun, bukan kata-kata yang terhafal yang menjadi hal utama, melainkan isi dari pengakuan iman itu sendiri.
Pengakuan iman GBI memiliki kalimat-kalimat yang berbeda dengan pengakuan iman Rasuli yang biasa dihafalkan dan diucapkan bersama dalam gereja-gereja Protestan. Walaupun berbeda, pengertiannya tetap sama. Meskipun terdapat tambahan dalam pengakuan iman GBI, tambahan tersebut dianggap penting dan tidak bertentangan dengan Alkitab. Tambahan yang dimaksud adalah pernyataan bahwa Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah firman Allah.
Hal ini tentu tidak perlu dijadikan sebagai masalah atau bahan perdebatan. Justru yang perlu diperhatikan adalah bahwa bila gereja lokal GBI membacakan pengakuan iman secara bersama-sama, hendaklah melaksanakannya dengan sungguh-sungguh, disertai pengakuan iman yang setulus hati. Pengakuan iman itu dilakukan dengan kegembiraan serta keyakinan yang teguh, sehingga oleh iman jemaat mengikatkan diri kepada Allah di dalam Yesus Kristus.
Mari kita nikmati bersama indahnya mengucapkan pengakuan iman. Bersama kita bergembira, bersama kita mengikatkan diri kepada Allah di dalam Yesus Kristus, Tuhan kita. MT
Mengucapkan pengakuan iman dalam ibadah adalah kebersamaan memproklamirkan hubungan dengan Allah.




