Senin 05 Januari 2026
KRISTUS DAN GEREJA
Bacaan Sabda : Efesus 5:22-23
“Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.” (Efesus 5:22-23)
Tahukah saudara mengapa penghuni sorga tidak menikah? Atau mengapa di sorga tidak ada perkawinan? Saudara tidak perlu menjawab, karena saya pastikan jawabannya pasti akan mengada-ada. Mengapa demikian? Karena Alkitab sendiri tidak memberi jawaban yang jelas. Jadi kalau tidak ada janganlah kita berusaha mengada-ada. Tetapi sudah pasti bahwa tujuan hidup bukanlah untuk menikah.
Firman Tuhan menyatakan bahwa perkawinan adalah suatu hal yang baik. Itulah sebabnya dalam pembacaan Alkitab hari ini menjelaskan pedoman yang mutlak untuk membangun sebuah pernikahan. Tetapi setelah rasul Paulus berbicara tentang pedoman suami istri dalam membangun pernikahan langsung disusul dengan “Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaat”.
Padahal pembaca mengharapkan Paulus memberikan perjelasan yang lebih lengkap dan pasti mengenai pernikahan Kristen. Seakan-akan rasul Paulus menngatakan kalau kamu mengira saya berbicara khusus mengenai kehidupan pernikahan berarti kamu telah gagal menangkap inti pembicaraan saya sesungguhnya berbicara tentang hubungan Kristus dengan gereja-Nya.
Karena pernikahan Kristen bukan hanya hubungan suami istri yang hidup dalam kebahagiaan. Pernikahan Kristen jauh lebih luas dan lebih dalam. Tetapi sesungguhnya hubungan suami istri dalam pernikahan Kristen adalah model duniawi dari hubungan Kristus dengan gereja-Nya. Kasih Kristus kepada gereja-Nya adalah kasih yang sempurna. Tidak pernah ada masalah dalam kasih Kristus kepada gereja-Nya. Kasih-Nya itu bersifat sempurna dan berlaku kekal. Gereja harus berjuang terus tunduk. Ketundukan gereja kepada Kristus inilah yang sering bermasalah. Gereja tidak akan terpisahkan dari Kristus selama gereja tunduk kepada-Nya.
Salah satu pengertian tunduk adalah bersikap menyembah. Orang yang tunduk kepada Kristus pasti juga hidup dalam penyembahan kepada Kristus. Betapa indahnya hubungan permanen antara Kristus yang mengasihi gereja dengan kasih yang sempurna. Dan tak terpisahkan oleh apapun bila gereja tunduk dengan sujud menyembah kepada Kristus sebagai gembala gereja. MT
Kristus mengasihi dan menyertai gereja-Nya itu pasti tetapi gereja tunduk kepada Kristus adalah perjuangan.





