Minggu 27 April 2025
BERSAMA MEMBULATKAN HATI UNTUK BERSATU
Bacaan Sabda : Mazmur 86:1-12
“Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau sendiri saja Allah. Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.” (Mazmur 86:10-11)
“… bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu”. Daud mengajak semua umat Allah untuk memohon hati yang bulat atau bersatu kepada Allah. Hidup bersama dan bersatu tidak dimulai dalam sebuah pasangan atau kelompok. Kesatuan juga tidak dimulai dalam sebuah jemaat atau gereja lokal. Kesatuan dimulai di hati seorang individu. Kita tidak mungkin membangun kebersamaan dengan orang lain kalau kita tidak cocok dengan diri sendiri.
Jadi untuk dapat hidup bersama dalam kesatuan kita masing-masing hendaklah berdoa: “Bulatkanlah hatiku ya Tuhan.” “Darimanakah datangnya sengketa dan pertengkaran diantara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang didalam tubuhmu?”. Yakobus 4:1. Pertikaian dan adu argumentasi berasal dari dalam keberadaan pribadi kita sendiri.
Jadi kita membutuhkan hati yang bulat, jujur dan kasih yang tulus dalam membangun kebersamaan. Kita harus bertekad untuk membangun kerohanian dengan mengembangkan kemurahan, kasih, sukacita, hikmat, kesabaran, kebaikan, kemampuan untuk menanggung, iman, penguasaan diri, ketekunan yang semuanya dapat kita teladani dari Tuhan kita Yesus Kristus.
Dengan mengembangkan karakter tersebut kita akan menjadi seorang sahabat yang diinginkan orang lain. Dan kita pun akan mudah bergaul dan hidup bersama dengan orang lain. Kalau kita bertikai dengan orang lain adalah pembuktian adanya masalah-masalah yang belum diselesaikan dalam diri kita dan Allah akan terus menyatakan kerinduan-Nya untuk membereskannya. Sebab itu marilah kita masing-masing berdoa: “Bulatkanlah hatiku ya Tuhan.” MT
Kebulatan hati menjadi pribadi yang utuh menuntun hidup kuat dan menjadi berkat dalam kebersamaan dengan sesama.